Anak Muda Jangan Lupa 9 Julai

 

Ibuku…
Halalkan setiap titis susumu..
Halalkan setiap keringatmu melahirkanku..
Halalkan setiap suapan ke mulutku..
Halalkan setiap air mata yang mengalir keranaku

Ayah…
Halalkan setiap rezeki yang kau kongsi untukku..
Halalkan setiap peluh yang kau tumpahkan untukku..
Halalkan setiap senyuman kegembiraanmu atas kelahiranku..

Isteriku…
Andainya ini adalah pertemuan terakhir kita..
Kaulah permata dalam hidupku..
Kaulah penyeri didalam alamku..
Kaulah srikandi indah padaku sebagai suami…
Sesungguhnya.. Aku redha dengan kehidupanmu sebagai isteriku..

Anak-anakku..
Maafkan ayah.. meninggalkan kalian disaat kalian memerlukan kasih sayangku..
Maafkan ayah.. meninggalkan kalian disaat gelak tawaku didambakan..
Maafkan ayah.. meninggalkan kalian disaat kalian menempuhi alam anak-anak kecil..

Pemergianku adalah mungkin yang terakhir…
Kerana.. mereka yang berkuasa disana sedang menanti..

Untuk memenuhi paru-paruku dengan gas canister yang perit..
Untuk membutakan mataku dengan asap yang pedih..
Untuk membelantan jasadku dengan cotar dan rotan..
Untuk mematahkan kaki dan tanganku dengan kasut yang berat!
Untuk memenjarakan jasadku didalam lokap yang hancing!

Adakah aku gentar?
Adakah kalian gentar?
Adakah ini penghenti perjuangan?

Tidakk!!
Demi Allah dan Rasul tidak sama sekali!

Mereka menyangka mereka berkuasa!
Mereka menyangka mereka ada segala-galanya!

Mereka boleh memenjarakan jasadku
Tetapi mereka tidak akan mampu memenjarakan jiwaku..

Kerana jiwaku ini milik Allah!
Hidupku ini milik Allah!

Bukan seperti mereka yang merasakan..
hidup mereka milik pemerintah!
Nyawa mereka milik pemerintah!
Jasad mereka milik pemerintah!
Setiap hela nafas mereka milik pemerintah!

Duhai sahabat-sahabat kesayanganku…
Aku akan pergi..
Aku akan berkelana..
Aku akan bermusafir..
Pada 9 Julai ini…
Menuju ke suatu arah yang pasti…

Disana..
Akan menyaksikan.. suatu peristiwa yang akan dikenang..
Oleh beratus generasi yang akan datang…

Jangan sampai ianya akan dikenang
sebagai peristiwa paling kejam dalam sejarah negara..
jangan sampai ianya dikenang
sebagai peristiwa paling zalim dalam sejarah negara..

kerana..
9 Julai ini akan menjadi bukti..
Bahawa rakyat negara ini bukan pengecut!
Jauh sekali dayus dan penakut!
berkata benar dihadapan pemimpin yang zalim!

Ayuh!
Mari korbankan nyawa dan jasad!
Mari hancurkan ketakutan dan kepanikan!

Sudikah kalian bersamaku?

nukilan khas – budakbalun

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: